INDONESIA GAWAT DARURAT

Rp. 55.000
Hanya Tersisa 30 lagi
Quantity:

INDONESIA GAWAT DARURAT

Sepuluh Tahun di Bawah Kekuasaan Rezim SBY

Kumpulan Catatan Kritis Anggota DPR Sepanjang 2009-2014,

Bambang Soesatyo,

The International Bestseller,

Genre           : Buku Sosial (The International Bestseller)

Edisi              : Indonesia

Pengarang   : Bambang Soesatyo,

Penerbit      : RM Books,

Edisi              : SoftCover (Edisi Deluxe)
Jumlah hal   : 1000 hal
Berat            : 1000gr

Seri Buku Wajib Interational Bestseller, Genre : Bisnis, Ekonomi, Manajemen, Akuntansi, Marketing, Perbankan, Asuransi, Investasi, Finansial, Kepemimpinan, Motivasi & Pengembangan Diri, Komunikasi &Negosiasi, Psikologi, Kesehatan, Kedokteran&Keperawatan, Komputer&Teknologi, Teknik, Statistika, Hukum, SOSIAL, Politik, Sejarah, Budaya, Biografi, Novel, Pendidikan dan Agama,

Harga Rp.55.000,-

(Harga Belum Termasuk Ongkos Kirim)

“ Negeri ini tersandera oleh ketidakberanian mengambil keputusan dan tanggungjawab. Juga tidak jarang terjadi pembiaran dalam masalah keamanan, energi, pendidikan serta berbagai aspek sosial lain. Bambang Sosatyo, dalam bukunya, mengajak bangsa ini keluar dari kirisis pengambilan keputusan tanpa mengabaikan penegakan hukum dan harmoni dalam masyarakat.”

(M. Jusuf Kala,  Wakil presiden Republik Indonesia 2004-2009)

“ Bambang Soesatyo menujukan betapa sesungguhnya pemerintah sekarang tidak mampu menciptakan kemajuan yang berararti. Alih-alih membawa perbaikan bagi bangsa dan negara. Presiden SBY di akhir masa pemerintahannya justru sibuk bersiasat dan bermanuver. Dengan mengabaikan etika politik dan kenegerawanan, serta tanpa sungkan-sungkan lagi, SBY merangkap ketua umum partai bersama puteranya sebagai sekjen. Ini jelas merupakan contoh telanjang praktik nepotisme yang menodai spirit reformasi.”

(Prof. Dr. Adnan Buyung Nasution, SH,  Advokat Senior, Mantan Anggota Wantimpres)

“ Indonesia Gawat Darurat: Kumpulan Catatan Kritis Anggota DPR Sepanjang 2009-2014. Dimata Bung Bambang, Indonesia kini sedang dikepung oleh berbagai masalah gawat: perbankan, bahan bakar minyak (BBM), ekonomi, keamanan, kepemimpinan, narkoba, pemerintahan, dan penegakan hukum. Semua kegawatan menurut Bung Bambang, terutama disebabkan oleh masalah kepemimpinan yang lemah, peragu, dan tidak fokus. Kita tidak tahu berapa persen dari anggota DPR yang berani buka mulut atau memainkan jari untuk menulis, mengeluarkan pendapat, dan pandangan politik seperti yang dilakukan Bung Bambang Soesatyo di tengah kondisi kepemimpinan nasional yang sangat lemah saat ini. Kita semua kecewa. Pemerintah seharusnya memerintah, bukan sekedar memberikan imbauan, di tengah kondisi Indonesia yang marak dengan bermacam korupsi dan kekerasan.”

(Prof. Dr. Ahmad Syafi’I Maarif, MA,  Tokoh Bangsa, Ulama, dan Ilmuwan Indonesia)

Masalah buruknya kepemimpinan saat di bawah Kekuasaan Rezim SBY pernah dinyatakan cendekiawan Ahmad Syafi’I Maarif. Menurut Buya Syafi’I, kepemimpinan di Indonesia saat itu sangat lemah. Tidak ada tindakan yang berarti dari pemimpin bangsa ini karena perencanaan aksinya juga sangat lemah. Maka, negara ini berada dalam kondisi kritis. Buya Syafi’I menegaskan perlunya kepemimpinan yang kuat, yang berani bertindak walau tidak populer. Pemerintah seharusnya memerintah, bukan sekedar memberikan imbauan, di tengah kondisi Indonesia yang marak dengan bermacam korupsi dan kekerasan.

Nah, ketika pemerintah tidak bisa diandalkan mampu memberikan kesejahtraan bagi rakyatnya, maka konrak sosial pun menjadi tidak bermakna. Warga dapat saja tidak mempercayai lagi pemerintahnya. Dan terbukti, rakyat sudah begitu cerdas. Dalam pemilu 2014, rakyat menghukum pemimpin yang dinilai gagal dengan tidak lagi memilih mereka. Pada pemilu 2014, perolehan suara Partai Demokrat, pemenang pemilu 2009 dengan 21% suara saat itu, terpangkas lebih dari 50% hingga di duga (berdasarkan prediksi berbagai qick count) hanya beroleh 9,5% suara.

Semua tulisan dalam buku ini adalah catatan saya ketika menjadi anggota DPR – sejak Oktober 2009 hingga Mei 2014 – yang tersebar di sejumlah media. Dalam buku ini, pelbagai kegelisahan saya selama lima tahun didokumentasikan dengan sebuah niat baik, yakni demi memperbaiki kondisi bangsa. Dan setelah saya membaca ulang artikel-artikel yang saya tulis selama lima tahun tersebut, saya melihat benang merah yang cukup jelas yang bisa mengonfirmasikan bahwa negara ini tak ubahnya negara menderita dan sedang berada dalam sebuah ruang gawat darurat. Indonesia tengah gawat dan bisa menjadi negara gagal sehingga diperlukan banyak pananganan yang bersifat darurat.

Saya membagi tulisan-tulisn dalam buku ke dalam sembilan bab, yang menjelaskan kegawatdaruratan di pelbagai sektor yang kita alami sehari-hari – mulai dari situasi darurat dalam persoalan bailout Bank Century, darurat ekonomi, darurat pangan, darurat energi, darurat kepemimpinan, darurat pemerintahan, darurat korupsi, darurat narkoba, hingga darurat hukum dan keamanan. Mungkin sebagian orang menilai saya berlebihan, tapi saya hanya ingin berbicara apa adanya serta menolak eufimisme dalam menilai persoalan banga kita. Eufimisme semacam ini hanya membuat kita terlena dan lari dari masalah.

Bambang Soesatyo, FORUM Masyarakat Pemantau Parlemen Indonesia (Formappi) mencatat Bambang Soesatyo sebagai satu dari sangat sedikt anggora palemen 2009-2014 yang berkinerja baik, dan satu-satunya anggota komisi III DPR yang berkinerja baik dengan indek poin 7,28 (8,5-10 sangat baik, 7-8,5 baik, 5,5-6,9 cukup, dan 4-5,4 buruk). Sebelum menjabat sebagai anggota DPR, ia adalah Direktur Utama Info Bisnis, Direktur Suara Karya, Direktur PT. Kodeco Timber, Direktur PT. Siwarni Makmur Tbk, Ketua BPP Hipmi, dan Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia. Di luar arena politik dan jurnalistik, pengurus Ikatan Keluarga Besar Alumni Lemhannas (IKAL) dan lulusan Lemhannasa KSA XIII 2005 ini adalah pengusaha besar yang sukses, ia pun tercatat memiliki saham di sejumlah perusahaan besar dan Majalah Globe Asia pada tahun 2008 hingga 2011 menempatkannya dalam daftar 150 orang terkaya di Indonesia. Penghargaan yang pernah diraihnya antara lain: Top Eksekutif Indonesia Award 1996, Newsmaker Award 2010, dan The Best Legislator Award 2014. Bambang Soesatyo juga adalah penulis yang produktif, buku-buku yang telah diterbitkanya antara lain: Skandal Gila bank Century: Mengungkap yang Tak Terungkap, Perang-perangan Melawan Korupsi: Upaya Pemberantasan Korupsi di Masa Pemerintahan Presiden Susilo bambang Yudhoyono, Pilpres Abal-Abal Republik Amburadul, Republik Galau: Presiden Bimbang, Negara Terancam Gagal, Presiden dalam Pusaran Politik Sengkuni, dan Indonesia Gawat Darurat (IGD): Sepuluh Tahun di Bawah Kekuasaan Rezim SBY.

ULYA BOOK STORE(JAWA TENGAH)

Distributor I www.ulyabookstore.com

Jl.Ngaran Mlese Klaten-Solo Km.4,5, Tuwuhan RT.01/RW.06,Pasungan,Ceper,Klaten, Jateng 57465

(0272) 8850149 , 081226574646, 087774014646, 085725408444, WA: 081226574646, 087774014646, Pin BB: D3703D5E, 549CCC69,

·  Toko buku online terbesar dan terpercaya dengan buku-buku bestseller pilihan berkulaitas,buku asli dengan kondisi buku baru bersegel, dan dengan potongan harga 30-60% dari harga standart

 

·  Genre: Bisnis, Ekonomi, Manajemen, Akuntansi, Marketing, Perbankan, Asuransi, Investasi, Finansial, Kepemimpinan, Motivasi & Pengembangan Diri, Komunikasi &Negosiasi, Psikologi, Kesehatan, Kedokteran&Keperawatan, Komputer&Teknologi, Hukum, Sosial, Budaya, Politik, Teknik, Statistika, Biografi, Novel, Pendidikan dan Agama.